Sebuah Kenangan Masa Lalu 1

Tanggal 21 Januari 2014 Hari dimana seseorang yang aku sayangi, orangtua dan adikku sayangi, serta keluargaku yang lainnya sayangi tiada.. Kini, tak ada lagi orang yang berkisah kemerdekaan padaku, tak ada lagi yang memperhatikanku selain orangtua ku, tak ada lagi orang yang ketika aku masih duduk di bangku SD dan ikut persami Ia datang malam-malam dengan terhuyuk huyuk mendatangi sekolahku hanya karena secangkir teh manis hangat buatannya dan menyuruhku untuk menghabiskannya, tak ada lagi orang yang ketika aku masih duduk di bangku SD, aku tidak bisa makan ikan karena takut akan tertelak tulang maka ia langsung memisahkannya tulangnya, tak ada lagi orang yang ketika aku dan keluarga ku datang ke rumahnya, ia menyediakan teh manis hangat untuk kami, tak ada lagi yang bisa kupanggil "Nenek" Nenek, aku rindu ceritamu yang semangat menceritakan tentang Kakek yang gugur dimedan perang. Aku rindu ceritamu pada kami cucu mu ketika Nenek bertemu dengan Presiden Soeharto te

Tips Membuat Resume Buku (Bab)


Latar belakang repost tulisan ini karena saya sendiri pun sejak kuliah sering kali mendapatkan tugas dari Dosen untuk membuat resume dari buku.. Yuk sama-sama belajar dan mengetahui Tips-tips dari Membuat Resume Buku (Bab).

Belakangan ini, saya sering dapat tugas kuliah membuat resume bab sebuah buku. Ceritanya ada dosen lulusan Jepang yang mau menerapkan apa yang didapat Beliau ketika studi di sana. Di Jepang, buku-buku baru cepat sekali dikuasai karena mereka punya budaya Ringko = berbagi. Iya juga sih, males banget kan kalau baca buku sendirian yang tebalnya minimal 300-an halaman.

Nah, tiap mahasiswa mendapat satu bab dari buku tersebut. Nantinya, mahasiswa itu harus mempresentasika isi bab tersebut di hadapan mahasiswa lainnya. Mahasiswa tersebut harus benar-benar memahami bab tersebut, pastinya ditambah pengetahuan seputar bab tersebut yang tidak ada di buku.

Awalnya repot juga membuat resume buku bahasa Inggris. Apalagi jika bahasanya sulit dipahami. Saya pernah dapat tugas yang buku itu aslinya bahasa selain Inggris lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Bisa jadi, saat penerjemahan itu terjadi ‘sesuatu’ misalnya padanan kata yang kurang tepat, dan sebagainya. Karena tugas membuat ringkasan datang bertubi-tubi, akhirnya berusaha mencari strategi agar bisa cepat mengerjakan. Oya, perlu diingat, bahwa membuat ringkasan itu tidak sama dengan menterjemahkan.

Beberapa cara yang saya lakukan:
1. Menulis semua judul bab dan sub bab.
Ini untuk memudahkan dalam memahami isi dari bab atau sub bab tersebut. Kita juga akan mempunyai gambaran, kira-kira pembahasannya akan seperti apa. Biasanya saya mulai dari yang isi penjelasannya singkat-singkat dan mudah dimengerti. Ini juga sangat membantu kalo udah deadline 
2. Baca kalimat pertama tiap paragraf, lalu baca cepat kalimat berikutnya. Perhatikan kalimat terakhir dari paragraf. Biasanya kalimat inti dari penulisan bahasa inggris berada di awal atau akhir paragraf.
3. Lewati kalimat atau paragraf yang menjelaskan suatu contoh.
Contoh diberikan untuk mempermudah pembaca akan sesuatu yang disampaikan. Jika kita belum paham apa yang dimaksud, membaca contoh yang diberikan akan sangat membantu. Contoh juga tidak perlu  kita tulis ulang di laporan kita.
4. Pahami yang kita baca, lalu tuliskan kembali dengan bahasa kita sendiri.
5. Ketika tidak mengerti satu kata dalam kalimat, artikan secara konteks kalimat. Ini untuk menghemat waktu, kecuali jika kata tersebut adalah kata kerja utama (main verb) dalam suatu kalimat. Gunakan alat bantu penerjemah dan pilih arti yang kira-kira sesuai konteks kalimat.
6. Google Translate (GT)
Jika bahasa Inggris kita pas-pasan, sebaiknya hindari menggunakan GT untuk mengartikan satu kalimat atau lebih. Karena hasil terjemah GT sering kali tidak sesuai dengan seharusnya. Ini akan membuat semakin bingung. Namun, jika kita sudah bisa membedakan hasil terjemahannya benar atau salah, menggunakan GT cukup membantu. Walaupun susunannya kadang terbalik, namun secara keseluruhan bisa kita pahami maksud dari paragraf tersebut.
Ingat, bahwa hasil terjemahan GT adalah untuk membantu kita memahami, bukan untuk di ‘copy-paste‘ ke laporan kita.

Monggo di-share, kalau ada yang menambahkan atau mengoreksi (kutipan dari tika)

source: http://belajarthok.blogspot.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian, Skema, dan Contoh Rahn

Pengertian, Skema, dan Contoh Kafalah

Pengertian, Skema, dan contoh Ijarah dan IMBT